Umum

Prosedur Dasar Pemindahan Kepemilikan Perusahaan

Pada saat kita berbicara mengenai perusahaan, ada banyak istilah yang akan kita temui. Akuisisi merupakan salah satu istilah yang dapat kita temukan ketika belajar mengenai sebuah perusahaan. Akuisisi sendiri merupakan pengambil alihan kepemilikan perusahaan yang dilakukan dengan cara membeli saham perusahaan. Tujuan pemindahan kepemilikan perusahaan adalah untuk menumbuhkan perusahaan yang diambil kepemilikannya. Tidak hanya itu, berikut ini merupakan manfaat apa saja yang dapat terjadi ketika pemindahan kepemilikan perusahaan terjadi:

  1. Meningkatkan pertumbuhan perusahaan secara internal
  2. Mengurangi tingkat persaingan perusahaan
  3. Menyediakan managerial skill

Prosedur Pemindahan Kepemilikan Perusahaan

Sebuah perusahaan yang akan melakukan pemindahan kepemilikan atau akuisisi dapat melakukannya dengan prosedur tertentu. Merger, akuisisi saham dan akuisisi aset menjadi beberapa prosedur yang dilakukan guna melakukan pemindahan kepemilikan perusahaan. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai ketiga prosedur tersebut, simak penjelasannya di bawah ini:

  1. Merger

Merger menjadi istilah yang digunakan untuk menggabungkan 2 perusahaan yang salah satu nama perusahaannya hilang dan menggunakan nama satu perusahaan lainnya. Penggabungan 2 perusahaan juga dapat menimbulkan nama perusahaan baru sebagai bentuk konsolidasinya.

  1. Akuisisi saham

Pemindahan kepemilikan perusahaan dengan membeli saham perusahaan dikenal dengan nama akuisisi saham.

  1. Akuisis aset menjadi prosedur pemindahan kepemilikan perusahaan dengan cara membeli aset atau aktiva yang dimiliki oleh perusahaan. Prosedur ini dilakukan guna menghindari perusahaan yang memiliki saham minoritas.

Pemindahan kepemilikan perusahaan dapat pula dilakukan dengan melalukan akuisisi horizontal. Akuisisi horizontal sendiri merupakan prosedur pemindahan kepemilikan perusahaan atas perusahaan tertentu yang memiliki usaha serupa. Tujuan dari melakukan akuisisi horizontal adalah membunuh pesaing dan memperluas pemasaran. Tidak hanya itu, akuisisi vertikal menjadi prosedur pemindahan kepemilikan perusahaan lainnya yang dapat dilakukan. Prosedur vertikal merupakan akuisisi antar perusahaan yang memiliki rantai produksi yang sama. Prosedur vertikal dapat dilakukan guna mendapatkan kepastian akan penjualan dan pasokan barang. Pemindahan kepemilikan perusahaan dapat dilakukan dengan prosedur yang berbeda. Pelaku hanya dapat memilih prosedur mana yang sesuai untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *