Umum

Membuat Kerupuk Nasi Gurih dan Lezat

Kerupuk nasi atau kerupuk beras memiliki rasa renyah, asin, dan gurih. Untuk pelaku bisnis atau usaha kerupuk sebaiknya mempelajari berbagai tips membuat kerupuk yang lezat dan berkualitas. Hal tersebut penting untuk dilakukan karena persaingan usaha ini cukup ketat.

Membuat Kerupuk Beras Renyah

  1. Bahan baku

Jika Anda ingin usaha lancar dan terus berkembang, buatlah kerupuk dengan proses dan bahan yang konsisten. Apabila diperlukan kreasikan kerupuk dengan inovasi-inovasi baru sehingga masyarakat tertarik untuk membeli produk Anda. Kerupuk beras terbuat dari sisa nasi dan beberapa bahan baku seperti berikut.

  • 1 piring nasi
  • 1 ons teri yang sudah direndam
  • 1 sendok makan garam
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 1 gelas air
  • 5 siung bawang putih
  • 1 sendok makan ketumbar
  • Daun seledri
  • Tepung sagu

 

  1. Membuat adonan

Pelaku bisnis kerupuk bisa mempelajari dari pengusaha keripik. Ada tips untuk membuat keripik agar usahanya bisa memberikan laba atau keuntungan yang menjanjikan. Seperti bentuk dan ukuran keripik yang tipis dan konsisten.

  • Masukan semua bahan yang sudah dihaluskan ke dalam wadah besar
  • Aduk adonan dan tambahkan irisan seledri
  • Tambahkan tepung sagu sambil diaduk hingga adonan kalis
  • Bentuk adonan seperti lontong atau bulat lonjong dan bungkus menggunakan daun pisang atau plastik.
  • Kukus adonan selama 30 menit atau hingga matang
  • Angkat adonan dan biarkan hingga dingin.
  • Diamkan adonan di dalam mesin pendingin atau kulkas selama 6 jam
  • Ambil adonan dan iris tipis.
  • Jemur adonan di bawah sinar matahari langsung hingga kering
  • goreng

 

  1. pemasaran kerupuk

Pengusaha keripik atau kerupuk selalu berusaha menghasilkan keripik dengan ketipisan yang rata. Hal tersebut penting untuk dilakukan, tidak terkecuali pengusaha kerupuk. Kerupuk yang dijual dengan bentuk dan ukuran yang sama atau kompak akan lebih menarik perhatian konsumen.

Itulah beberapa hal mengenai usaha kerupuk nasi yang mempunyai pasar cukup luas. Untuk pemasarannya bisa Anda lakukan di sekitar tempat produksi. Di warung-warung, kantin sekolah, jika ada jangan ragu untuk memasuki pasar supermarket, minimarket, atau restoran-restoran.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *